100100 Voting: 999,879,658

Mempercantik Postingan Blog dengan Icon

Andilangodang Mempercantik Postingan Blog dengan Icon.

Sebuah tulisan di blog akan lebih menarik dan cantik apabila ditambah dengan berbagai macam gambar pendukung. Salah satunya bisa menambahkan icon  yang tentunya bisa menambah tampilan lebih semarak dan eye catching. Apabila Anda membutuhkan beragam icon maka salah satunya adalah dengan membuka situs Iconspedia.
Situs yang beralamat di http://www.iconspedia.com ini menyediakan berbagai macam tema icon. Dari icon animal, art, blogging, social media sampai emotion. Semuanya bisa Anda donwload dengan gratis baik secara satuan maupun perpack. Salah satunya icon emotion bertitel Manto dibawah ini.

Beragam grafik menarik dan icon dapat juga Anda dapatkan di Smashing Magazine. Beberapa contoh penerapannya dapat dilihat di artikel-artikel yang pernah ditulis di blog ini.

Sumber : Darmawan



Baca Selengkapnya..
Artikel "Mempercantik Postingan Blog dengan Icon" Di Posting oleh: Dewi dari Blog Berita Online, dalam kategori BloggerDua Koto Pasaman. Melalui permalink https://dewi-fortune.blogspot.com/2012/04/mempercantik-postingan-blog-dengan-icon.html. Rating: 1010 Voting: 97,687, Tanggal Sabtu, 07 April 2012, pukul 04.54. Anda dapat melihat tulisan menarik yang lainnya di bawah ini :

Bangkitkan kesenian Tradisional Ronggeng Dua Koto

Andilangodang (Dua Koto) – Berbagai cara dalam upaya membangkitkan budaya kesenian tradisional ronggeng, sanggar seni budaya “Ganto Saroha” Dua Koto Kabupaten Pasaman akhirnya meluncurkan album perdana ronggeng kreatif, bertempat di halaman kantor Camat Dua Koto Minggu, (25/3).

Acara tersebut juga sekaligus launching album perdana Ronggeng Kreatif  yang dihadiri dan diresmikan langsung oleh Wakil Bupati Pasaman, Daniel Lubis itu dibanjiri oleh ratusan warga. Tak hanya warga setempat, warga dari luar daerah pun tumpah ruah menyaksikan peluncuran album perdana ronggeng tersebut.

Selain dihadiri wakil bupati, dalam acara lounching itu juga tampak hadir para kepala SKPD, unsur muspika, ninik mamak, tokoh masyarakat, pemuda, bundo kanduang serta para undangan lainnya.
Ketua sanggar seni budaya Ganto Saroha, Rijal disela-sela peluncuran album mengatakan, latar belakang diluncurkannya album ronggeng ini adalah sebagai upaya melestarikan kesenian budaya daerah, khususnya ronggeng yang sudah mulai ditinggalkan oleh masyarakat.

Kesenian ronggeng ini mempunyai potensi yang cukup besar jika dapat dikembangkan dengan sungguh-sungguh sebagai aset daerah Pasaman. Selain itu juga sebagai salah satu bentuk mempromosikan budaya daerah ke dunia luar.

Album yang bertajuk “Akhir Sebuah Impian” ini sendiri berisikan sebanyak 5 lagu daerah khas Pasaman. Personilnya terdiri dari Ayu Nasution, Kiet, Sayur, Rosa, Asnan.

“Tentu saja peluncuran album perdana ronggeng ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi grup Ganto Saroha,” jelasnya.

Camat Dua Koto, Jon Wilmar sekaligus produser dari album ini, mengatakan “Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan membangkitkan kesenian daerah,”.

Sementara Wabup Pasaman, Daniel Lubis sangat mengapresiasi lahirnya album perdana ronggeng,
“Saya atas nama pemerintah daerah sangat mendukung peluncuran album perdana ronggeng tersebut.

Karena melalui album ini merupakan sarana untuk mempromosikan Pasaman sebagai daerah yang multi etnis. Harapan kami, grup ini dapat terus eksis, berkreatif dan tidak berhenti sampai disini untuk berkarya,” pintanya.

Sumber : Himpalaunas.com


Baca Selengkapnya..
Artikel "Bangkitkan kesenian Tradisional Ronggeng Dua Koto" Di Posting oleh: Dewi dari Blog Berita Online, dalam kategori Dua Koto Pasaman. Melalui permalink https://dewi-fortune.blogspot.com/2012/03/bangkitkan-kesenian-tradisional.html. Rating: 1010 Voting: 97,687, Tanggal Kamis, 29 Maret 2012, pukul 02.25. Anda dapat melihat tulisan menarik yang lainnya di bawah ini :

Melirik Usaha Pandai Besi di Jorong Buahkareh, Pasaman

Andilangodang Masyarakat di Nagari Cubadak, Jorong Buahkareh, Kecamatan Duo Koto Kabupaten Pasaman umumnya berprofesi sebagai pandai besi disamping bertani dan berkebun. Keahlian sebagai pandai besi, mereka warisi secara turun temurun. Meski alat pabrikan memenuhi toko, tidak membuat perajin ini patah arang. Kreativitas, itu modal mereka untuk bersaing.

Mayoritas penduduk di Jorong Buahkareh berprofesi sebagai pandai besi. Jumlahnya mencapai 300 orang. Pekerjaan itu sudah mereka lakoni puluhan tahun dan turun temurun.

Keberadaan pandai besi di daerah ini membuat nagari ini dikenal luas hingga ke Sumatera Utara. Perjalanan dari Lubuksikaping menuju Nagari Cubadak memakan waktu 1,5 jam.

Sesampai di sana, terlihat di bagian kiri dan kanan jalan lokasi puluhan bahkan ratusan perajin yang tengah menempa besi untuk dijadikan keperluan rumah tangga.

Surya Hadi Lubis, pandai besi, menyebutkan kerajinan ini dilakukan secara berkelompok dan menjadi industri rumah tangga. Jenis kerajinan yang dihasilkan bervariasi.
Ada pedang, parang, pisau, mata cangkul, sabit hingga untuk mata bajakan sawah. Selain dikenal dengan produksi perkebunan, kecamatan ini menjadi satu-satunya kawasan yang dikenal sebagai sentra kerajinan pandai besi.
“Banyak jenis hasil kerajinan yang dihasilkan. Semua proses pembuatan kerajinan dilakukan secara tradisional,” ungkap Surya.

Pemasaran kerajinan pandai besi itu tidak terlalu sulit. Mereka mempunyai mata rantai perdangangan tersendiri. Pedagang pengumpul datang sendiri ke lokasi para perajin untuk dipasarkan ke sejumlah pasar yang ada di salingakaran nagari. Jangan heran pula, jika menemui hasil kerajinan Nagari Cubadak di Sumatera Utara.

“Meski sudah dikenal, namun pihak Dinas Perindustrian dan Perdangangan Kabupaten Pasaman tetap mempromosikan hasil kerajinan mereka pada setiap pamaren. Di dalam maupun luar daerah,” katanya.

Bersama warga lainnya, mereka mampu membuat peralatan dengan berbagai model sesuai orderan pelanggannya. Kemampuan produksinya dalam sehari hanya dua kodi perhari. Itu pun jika ditemani satu hingga dua orang putranya.

Kendalanya yang ditemui pandai besi, katanya, hanyalah pengadaan bahan baku yang menurutnya semakin susah. Selama ini, bahan baku yang biasa didatangkan dari Talu semakin mahal saja. Belum lagi pengadaan arang sebagai bahan bakarnya dengan harga yang juga mulai naik.

Banyaknya persaingan di era modern seperti saat ini terutama buatan pabrik, tak menyurutkan perajin atau pandai besi  untuk tetap eksis. Di Pasaman, usaha yang sudah berdiri setengah abad lalu dan  sudah turun temurun pada generasi ketiga, hingga kini masih tetap berjalan di lakoninya.

Walau banyak produk pisau dan senjata tajam lainnya buatan pabrik, namun tak menyurutkan nyali pandai besi ini. Untuk membuat senjata tajam seperti pisau, parang,  sabit dan yang lainnya pandai besi memanfaatkan besi per bekas mobil yang dianggapnya lebih awet ketajamannya.

Sebelum dibentuk, besi-besi yang telah dipotong kemudian dibakar di atas bara api hingga panas dan membara. Butuh kesabaran dan ketelitian untuk membuatnya. Besi yang sudah panas dan membara kemudian dibentuk sesuai pesanan.  

“Mengenai ketajamanannya, buatan pandai besi lebih lama dibanding beli di toko,” jamin Surya.
Banyaknya produk pabrikan yang merambah toko membuat pelanggannya mulai berkurang. Akan tetapi, itu tidak menyurutkan minat perajin pandai besi untuk meneruskan usaha yang telah turun temurun. Persaingan di era modern justru membuat para perajin lebih giat, tekun serta kreatif dalam mengolah berbagai bentuk dan jenis keperluan rumah tangga dan berkebun ini.

Sumber : http://padangekspres.co.id


Baca Selengkapnya..
Artikel "Melirik Usaha Pandai Besi di Jorong Buahkareh, Pasaman" Di Posting oleh: Dewi dari Blog Berita Online, dalam kategori Dua Koto Pasaman. Melalui permalink https://dewi-fortune.blogspot.com/2012/03/melirik-usaha-pandai-besi-di-jorong.html. Rating: 1010 Voting: 97,687, Tanggal Minggu, 04 Maret 2012, pukul 00.50. Anda dapat melihat tulisan menarik yang lainnya di bawah ini :
 
Is Hosted by Blogger