100100 Voting: 999,879,658

Pengertian (definisi) akhlak



Pengertian Akhlak
a.  Definisi Akhlak Secara Etimologi
Menurut pendekatan etimologi, perkataan “akhlak” berasal dari bahasa arab jama’ dari bentuk mufrabatnya “khuluqun” yang menurut logat artinya budi pekerti, perangai, tingkah laku atau tabiat.
b.  Pengertian Anklak Secara Istilah (Terminology)
Berikut ini akan dibahas defenisi akhlak menurut aspek terminology. Beberapa pakar mengemukakan definisi akhlak sebagai berikut :
-       Ibnu Miskawaiah
Keadaan jiwa seseorang yang mendorongnya untuk melakukan perbuatan-perbuatan tanpa melalui pertimbangan pemikiran terlebih dahulu.
-       Imam Al-Gazali
Akhlak  iala suatu sifat yang tertanam dalam jiwa  yang daripadanya timbul perbuatan-perbuatan dengan mudah, dengan tidak memerlukan pertimbangan pikiran terlebih dahulu.
-       Prof Dr. Ahmad Amin
           Sementara orang mengetahui bahwa yang disebut akhlak adalah yang dibiasakan, artinya kehendak   itu  ada bila membiasakan sesuatu kebiasaan itu dinamakan akhlak.
Baca Selengkapnya..
Artikel "Pengertian (definisi) akhlak" Di Posting oleh: Dewi dari Blog Berita Online, dalam kategori Definisi / Pengertian. Melalui permalink https://dewi-fortune.blogspot.com/2011/05/pengertian-definisi-akhlak.html. Rating: 1010 Voting: 97,687, Tanggal Sabtu, 07 Mei 2011, pukul 10.18. Anda dapat melihat tulisan menarik yang lainnya di bawah ini :

Pengetian Karya tulis Ilmiah

Karya tulis ilmiah adalah suatu produk dari kegiatan ilmiah. Membicarakan

produk ilmiah, pasti kita membayangkan kegiatan yang dilakukan untuk menghasilkan temuan baru yang bersifat ilmiah, yaitu penelitian. Memang temuan ilmiah dilakukan melalu penelitian, namun tidak hanya penelitian merupakan satu-satunya karya tulis ilmiah. Karya tulis ilmiah adalah suatu tulisan yang membahas suatu permasalahan. Pembahasan itu dilakukan berdasarkan penyelidikan, pengamatan, pengumpulan data yang diperoleh melalui suatu penelitian. Karya tulis ilmiah melalui penelitian ini menggunakan metode ilmiah yang sistematis untuk memperoleh jawaban secara ilmiah terhadap permasalahan yang diteliti. Untuk memperjelas jawaban ilmiah berdasarkan penelitian, penulisan karya tulis ilmiah hanya dapat dilakukan sesudah timbul suatu masalah, yang kemudian dibahas melalui penelitian dan kesimpulan dari penelitian tersebut. Karya tulis ilmiah sebagai sarana komunikasi ilmu pengetahuan yang berbentuk tulisan menggunakan sistematika yang dapat diterima oleh komunitas keilmuan melalui suatu sistematika penulisan yang disepakati. Dalam karya tulis ilmiah cirri-ciri keilmiahan dari suatu karya harus dapat dipertanggung jawabkan secara empiris dan objektif. Teknik penulisan ilmiah mempunyai dua aspek yakni gaya penulisan dalam membuat pernyataan ilmiah serta teknik notasi dalam menyebutkan sumber pengetahuan ilmiah yang digunakan dalam penulisan. Penulisan ilmiah harus menggunakan bahasa yang baik dan benar. Sebuah kalimat yang tidak bias diindentifikasikan mana yang merupakan subjek dan predikat serta hubungan apa antara subjek dan predikat kemungkinan besar merupakan informasi yang tidak jelas. Penggunaan kata harus dilakukan secara tepat artinya kita harus memilih kata-kata yang sesuai dengan pesan apa yang harus disampaikannya. Dalam penelitian yang digunakan sebagai bahan penulisan karya tulis ilmiah mengutip pernyataan orang lain sebagai dasar atau sebagai landasan penyusunan penelitian. Pernyataan ilmiah ini digunakan untuk bermacammacam

tujuan sesuai dengan bentuk argumentasi yang diajukan. Pernyataan tersebut dapat digunakan sebagai definisi dalam menjelaskan suatu konsep,atau dapat digunakan sebagai premis dalam pengambilan kesimpulan pada suatu argumentasi. Pernyataan ilmiah yang harus kita gunakan



dalam tulisan harusmencakup beberapa hal, yaitu :

1. Harus dapat kita identifikasikan orang yang membuat pernyataan tersebut.

2. Harus dapat kita identifikasikan media komunikasi ilmiah di mana pernyataan disampaikan     apakah dalam makalah, buku, seminar,lokakarya dan sebagainya.

3. Harus dapat diindentifikasikan lembaga yang menerbitkan publikasi ilmiah tersebut beserta tempat domisili dan waktu penerbitan itu dilakukan. Sekiranya publikasi ilmiah tersebut tidak diterbitkan maka harus disebutkan tempat, waktu dan lembaga yang melakukan kegiatan tersebut. Cara kita mencantumkan ketiga hal tersebut dalam karya tulis ilmiah disebut teknik notasi ilmiah. Terdapat bermacam-macam teknik notasi ilmiah yang pada dasarnya mencerminkan hakikat dan unsur yang sama. Buku ini memberikan contoh teknik notasi ilmiah yang menggunakan catatan kaki (Footnote). Catatan kaki merupakan informasi dari pernyataan yang kita kutip. Di samping itu catatan kaki dapat digunakan sebagai informasi tambahan yang tidak langsung berkaitan dengan pernyataan dalam badan tulisan. Kutipan yang digunakan dalam karya tulis ilmiah ada dua jenis yaitu kutipan langsung dan kutipan tidak langsung. Kutipan langsung merupakan pernyataan yang kita tulis dalam karya tulis ilmiah susunan kalimat aslinya tanpa mengalami perubahan sedikit pun. Kutipan tak langsung merupakan kutipan pendapat atau pernyataan orang lain dengan melakukan perubahan kalimat yang dikutip disesuaikan dengan bahasa penulis itu sendiri.
Baca Selengkapnya..
Artikel "Pengetian Karya tulis Ilmiah" Di Posting oleh: Dewi dari Blog Berita Online, dalam kategori Definisi / PengertianSkripsi. Melalui permalink https://dewi-fortune.blogspot.com/2010/12/pengetian-karya-tulis-ilmiah.html. Rating: 1010 Voting: 97,687, Tanggal Jumat, 24 Desember 2010, pukul 10.04. Anda dapat melihat tulisan menarik yang lainnya di bawah ini :

pengertian / Definisi Menyimak



Istilah mendengar, mendengarkan, dan menyimak adalah tiga istilah dalam pengajaran keterampilan berbahasa yang diperhatikan. Ketiga istilah tersebut mempunyai arti berbeda. Mendengar berarti kegiatan yang terjadi secara kebetulan, tiba – tiba tidak direncanakan sebelumnya atau tidak ada unsur kesengajaan.


Mendengarkan berarti mendengar akan sesuatu bunyi yang dibarengi dengan adanya unsur kesengajaan, bahkan ada kemungkinan kegiatan tersebut direncanakan dalam hal ini mendengarkan singkat lebih tinggi dari aktifitas mendengar. Namun, dalam kegiatan mendengarkan aktifitas – aktifitas seperti menganalisis, menginterpretasi, menilai, menanggapi, dan memutuskan sesuatu setelah mendengar tidak dilakukan.


Sedangkan menyimak adalah mendengarkan baik – baik dengan penuh perhatian akan apa yang diucapkan oleh seseorang taupun orang lain. Hal ini sesuai dengan pendapat dalam buku Program Mengajar Komponen Bidang Studi Bahasa Indonesia (1984/1985:8) “Menyimak adalah mendengarkan baik – baik dengan penuh perhatian akan apa yang diucapkan seseorang, mampu menangkap, memahami, mengingat, makna pesan – pesan yang terkandung dalam bunyi”.
Pendapat tersebut diatas didukung pula oleh pendapat Muhtar dan Anilawati (2006:2) “Menyimak adalah mendengarkan dengan penuh pemahaman, perhatian, apresiasi, dengan interpretasi untuk memperoleh informasi, mencakup ide atau pesan serta memahami makna komunikasi yang disampaikan pembicara mulai ujaran atau bahasa lisan”. Pernyataan ini mengingatkan kita untuk memahami makna komunikasi yang disampaikan pembicara, kita harus mendengarkan baik – baik dengan penuh perhatian.


Peristiwa menyimak selalu diawali dengan mendengarkan bunyi bahasa baik secara langsung atau melalui rekaman. Bunyi bahasa yang ditangkap oleh telinga didefinisikan bunyinya. Menurut Tarigan (1991:4) “Menyimak adalah suatu proses yang mencakup kegiatan mendengarkan bunyi bahasa, mengidentifikasi, menginterpretasi, menilai, dan mereaksi atas makna yang terkandung didalamnya”.


Berdasakan pendapat – pendapat terdahulu, dapat disimpulkan bahwa menyimak adalah proses pemahaman informasi mulai alat pendengaran sehingga mampu mengingat, mengidentifikasi, menginterpretasi, menilai, baik memerlukan segenap kemampuan menyimak dari mendengar sampai dengan mereaksi bahasa simakan.


Keterampilan menyimak yang baik menyangkut sikap, ingatan persepsi, kemampuan, inteligensi, perhatian, motivasi, emosi yang harus dikerjakan secara integral dalam tindakan yang optimal pada saat menyimakan berlangsung. Menyimak memadai yang merupakan basis kemampuan berbicara yang sangat penting dan juga merupakan keberhasilan membaca dan menulis. Depdikbud UT (1984/1985:9).
Pernyataan tersebut didukung oleh pendapat para ahli yang lain yakni Tarigan (1991:39 – 40) mengemukakan lebih lanjut bahwa penyimak yang baik memiliki ciri – ciri sebagai berikut :
  1. Kondisi fisik dan mental yang stabil.

  2. Konsentrasi yaitu memusatkan pikiran pada bahan simakan.

  3. bertujuan dalam menyimak

  4. Mempunyai kemampuan linguistic dan non linguistik.

  5. Berpengalaman dan berpengetahuan sehingga mudah menerima, mencerna, dan memahami isi bacaan.



Berdasarkan pendapat diatas dapat disimpulkan penyimak yang baik memiliki cirri –ciri sebagai berikut: 1) Siap fisik mental (kondisi stabil), 2) Konsentrasi, 3) Motivasi yang penuh, 4) Tidak mudah terganggu, 5) menghargai pembicara, 6) Bersikap objektif, 7) bersikap kritis, 8) memiliki kemampuan merangkum, 9) memiliki kemampuan menilai, 10) siap menanggapi pembicaraan, 11) bertujuan dalam menyimak, 12) mempunyai kemampuan linguistic, 13) berpengalaman dan berpengetahuan sehingga mudah menerima, mencerna, dan memahami isi bacaan atau bahan simakan.
Baca Selengkapnya..
Artikel "pengertian / Definisi Menyimak" Di Posting oleh: Dewi dari Blog Berita Online, dalam kategori Definisi / Pengertian. Melalui permalink https://dewi-fortune.blogspot.com/2010/12/pengertian-definisi-menyimak.html. Rating: 1010 Voting: 97,687, Tanggal , pukul 10.01. Anda dapat melihat tulisan menarik yang lainnya di bawah ini :

Pengertian/ Definisi Wakaf



PENGERTIAN  WAKAF


Menurut  bahasa  wakaf  berasal  dari  waqf  yang  berarti  radiah  (terkembalikan),  al-tahbis  (tertawan)  dan  al-man’u  (mencegah).


Sedangkan  menurut  istialah  yang  dimaksud  dengan  wakaf  sebagaimana  yang  didefinisikan  oleh  para  ulama  adalah  sebagai  berikut:


1.  Muhammad  al  Syarbini  al  Khatib  berpendapat  bahwa  yang  dimaksud
     dengan wakaf  ialah   “Penahanan  harta  yang  memungkinkan  untuk
     dimanfaatkan disertai  dengan  kekalnya  zat  benda  dengan  memutuskan
     (memotong) tasharruf  (penggolongan)  dalam  penjagaannya  atas  Mushrif
     (pengelola)  yang  dibolehkan  adanya.”
  1. Imam  Taqiy  al  Din  Abi  Bakr  bin  Muhammad  al  Husaini  dalam  kitab  Kifayat  al  Akhyar  berpendapat  bahwa  yang  dimaksud  dengan  wakaf  adalah  “Penahanan  harta  yang  memungkinkan  untuk  dimanfaatkan  dengan  kekalnya  benda  (zatnya),  dilarang  untuk  digolongkan  zatnya  dan  dikelola  manfaatnya  dalam  kebaikan  untuk  mendekatkan  diri  pada  Allah  SWT.”

  2. Ahmad  Azhar  Basyir  berpendapat  bahwa  yang  dimaksud  dengan  wakaf  ialah,  menahan  harta  yang  mungkin  dapat  diambil  orang  manfaatnya  tidak  musnah  seketika,  dan  untuk  penggunaan  yang  dibolehkan,  serta  dimaksudkan  untuk  mendapat  ridha  Allah.

  3. Idris  Ahmad  berpendapat  bahwa  yang  dimaksud  dengan  wakaf  ialah,  menahan  harta  yang  mungkin  dapat  diambil  orang  manfaatnya, kekalnya  zatnya  dan  menyerahkannya  ke  tempat-tempat  yang  telah  ditentukan  syara’,  serta  dilarang  leluasa  pada  benda-benda  yang  dimanfaatkannya  itu.

Baca Selengkapnya..
Artikel "Pengertian/ Definisi Wakaf" Di Posting oleh: Dewi dari Blog Berita Online, dalam kategori Definisi / Pengertian. Melalui permalink https://dewi-fortune.blogspot.com/2010/12/pengertian-definisi-wakaf.html. Rating: 1010 Voting: 97,687, Tanggal Minggu, 05 Desember 2010, pukul 02.15. Anda dapat melihat tulisan menarik yang lainnya di bawah ini :

Pengertian Tes Tindakan di Sekolah



TES TINDAKAN


 A.pengertian.


            Tes perbuatan atau tindakan pada umumnya digunakan untuk mengukur taraf kompetensi yang bersifat keterampilan atau psikomotorik dimana penilaianya di lakukan terhadap proses penyelesaian tugas dan hasil akhir yang dicapai oleh siswa setelah melaksanakan tugas tersebut.
Tujuan utama dari tes ini adalah mengukur keterampilan siswa dalam melakukan yang diminta untuk memperbuatnya maka sebaiknya pelaksanaan tugas tersebut dilakukan secara individual. Hal ini bermaksud supaya masimg-masing individu yang dites dapat diamati sejauh mana  keterampilanya dalam melaksanakan tugas.


B. pedoman penyusunan
            Anas sudijono memberikan saran hal yang perlu diperhatikan dalam melaksanakan tes tindakan ini adalah sebagai berikut :
1.      tester harus mengamati secara teliti cara yang ditempuh oleh teste dalam menyelesaikan tugas yang telah ditentukan.
2.      agar dapat dicapai kadar objekifitas setinggi mungkin hendak nya tester jangan berbicara atau berbuat sesuatu yang dapat memeengaruhi  testee yang sedang melaksanakan tugas tersebut.
3.      dalam mengamati testee yang sedang melaksanakan tugas itu,hendak nya tester telah menyediakan instrumen berupa lembar penilaian yang didalamnya telah  ditentukan hal-hal apa sajakah yang harus diamati.






Contoh : penilaian  tes tindakan dalam hal keterampilan praktek mengajar :





No
Unsur –Unsur yang diperiksa/ diamati
skor








1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Peguasaan bahan pengajaran.
Keterampilan membuka pelajaran
Gaya dan antusiasma dalam mangajar
Pemberian motivasi
Bahan ilustrasi dan contoh
Kualitas penjelasan
Cara mengajukan pertayaan
Pemberian tugas
Disiplin kelas
Cara menjawab pertayaan anak










1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
2
2
2
2
2
2
2
2
2
2
3
3
3
3
3
3
3
3
3
3
4
4
4
4
4
4
4
4
4
4
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5






Dari tabel ini ada sepuluh unsur yang akan dinilai dengan skor yang paling tinggi itu lima (5 ) dan skor yang paling rendah itu satu (1) penilaian yang dilakukan dengan jalan observasi secara langsung praktek mengajar.
c. penskoran 
setelah intrumen diatas disiap kan untuk menilai keterampilan praktek mengajar seorang mahasiswa dengan cara melingkari salah  satu angks yang terdapat pada kolom skor tentu saja sesuai dengab kemampuannya,kemudian dijumlahkan hasil keseluruhan skor kemudian di bagi dengan jumlah aspek yang dinilai.
Baca Selengkapnya..
Artikel "Pengertian Tes Tindakan di Sekolah" Di Posting oleh: Dewi dari Blog Berita Online, dalam kategori Definisi / Pengertian. Melalui permalink https://dewi-fortune.blogspot.com/2010/12/pengertian-tes-tindakan-di-sekolah.html. Rating: 1010 Voting: 97,687, Tanggal , pukul 02.11. Anda dapat melihat tulisan menarik yang lainnya di bawah ini :

Pengertian / Definisi Narkotika



Narkotika adalah zat yang dapat menimbulkan pengaruh tertentu bagi mereka yang menggunakannya dengan cara memasukkan obat tersebut ke dalam tubuhnya, pengaruh tersebut berupa pembiasan, hilangnya rasa sakit rangsangan, semangat dan halusinasi. Dengan timbulnya efek halusinasi inilah yang menyebabkan kelompok masyarakat terutama di kalangan remaja ingin menggunakan Narkotika meskipun tidak menderita apa-apa. Hal inilah yang mengakibatkan terjadinya penyalahgunaan Narkotika (obat). Bahaya bila menggunakan Narkotika bila tidak sesuai dengan peraturan adalah adanya adiksi/ketergantungan obat (ketagihan).
Adiksi adalah suatu kelainan obat yang bersifat kronik/periodik sehingga penderita kehilangan kontrol terhadap dirinya dan menimbulkan kerugian terhadap dirinya dan masyarakat. Orang-orang yang sudah terlibat pada penyalahgunaan Narkotika pada mulanya masih dalam ukuran (dosis) yang normal. Lama-lama pengguna obat menjadi kebiasaan, setelah biasa menggunakan mar kemudian untuk menimbulkan efek yang sama diperlukan dosis yang lebih tinggi (toleransi). Setelah fase toleransi ini berakhir menjadi ketergantungan, merasa tidak dapat hidup tanpa Narkotika.


Baca Selengkapnya..
Artikel "Pengertian / Definisi Narkotika" Di Posting oleh: Dewi dari Blog Berita Online, dalam kategori Definisi / Pengertian. Melalui permalink https://dewi-fortune.blogspot.com/2010/11/pengertian-definisi-narkotika.html. Rating: 1010 Voting: 97,687, Tanggal Minggu, 28 November 2010, pukul 19.48. Anda dapat melihat tulisan menarik yang lainnya di bawah ini :

Pengertian (Definisi ) Menjelaskan



  1. Hakikat Menjelaskan

Menjelaskan menurut JJ. Hasibuan dan Moedjiono berarti menyajikan informasi lisan secara sistematis dengan tujuan menunjukkan hubungan. Penekanan memberikan penjelasan adalah proses penalaran siswa, dan bukan indoktrinasi.Sementara menurut Soetomo kegiatan menjelaskan dapat diartikan sebagai usaha penyajian informasi lisan yang diorganisasikan secara sistematis yang bertujuan untuk menunjukkan hubungan, misalnya antara sebab akibat, antara yang sudah diketahui dengan yang belum diketahui, antara hukum teori, dalil, definisi yang berlaku umum dengan bukti-bukti atau contoh sehari-hari, dan juga kegiatan menjelaskan ini diberikan khususnya dalam menyampaikan bab/materi baru kepada siswa.




[1] Hasibuan. JJ. dan Moedjiono. 2006, Proses Belajar Mengajar, Remaja Rosdakarya Bandung , hal. 70
Baca Selengkapnya..
Artikel "Pengertian (Definisi ) Menjelaskan" Di Posting oleh: Dewi dari Blog Berita Online, dalam kategori Definisi / Pengertian. Melalui permalink https://dewi-fortune.blogspot.com/2010/10/pengertian-definisi-menjelaskan.html. Rating: 1010 Voting: 97,687, Tanggal Rabu, 20 Oktober 2010, pukul 08.44. Anda dapat melihat tulisan menarik yang lainnya di bawah ini :

Pengertian Administrasi menurut para ahli



Administrasi didefenisikan oleh banyak para ahli, karena memang istilah administrasi mempunyai berbagai macam pengertian di Indonesia saja. The Liang Gie telah berhasil mengumpulkan lebih dari mepat puluh lima defenisi administrasi kemudian ia mengelompokkan kedalam tiga kategori defenisi administrasi, yakni :
a.       Administrasi dalam pengertian proses atau kegiatan
Menurut Sondang P. Siangan Administrasi adalah keseluruhan proses kerja sama antara dua orang manusia atau lebih yang didasarkan atas rasionalitas tertentu untuk mencapai tujuan yang telah dibentukan.
b.      Administrasi dalam pengertian tata usaha
Menurut munawardi Reksohadiprowiro “dalam arti sempi” administrasi berarti tata usaha yang mencakup setiap pengaturan yang rapid an sistematis serta penentuan fakta-fakta serta tertulis dengan tujuan memperoleh pandangan yang menyeluruh serta hubungan timbale balik antara satu fakta dengan fakta lainnya.
c.       Administrasi dalam pengertian pemerintah
Menurut Wijana, administrasi adalah “Rangkaian semua organ-organ Negara rendah dan tinggi yang bertugas menjalankan pemerintahan pelakanaan dan kepolisian
Pengertian administrasi juga di defenisika oleh para ahli dan negeri diantaranya :
1.      Leonard D. White (1958) Administrasi adalah suatu proses yang umum dalam semua usaha-usaha suatu kelompok baik dalam usaha umum atau pribadi.
Wiliaw H. Newman (1963) Administrasi adalah pembimbingan, kepemimpinan dan pengawasan usaha-usaha suatu kelompok individu kearah pencapaian tujuan bersama.
Baca Selengkapnya..
Artikel "Pengertian Administrasi menurut para ahli" Di Posting oleh: Dewi dari Blog Berita Online, dalam kategori Definisi / Pengertian. Melalui permalink https://dewi-fortune.blogspot.com/2010/08/pengertian-administrasi-menurut-para.html. Rating: 1010 Voting: 97,687, Tanggal Jumat, 20 Agustus 2010, pukul 05.46. Anda dapat melihat tulisan menarik yang lainnya di bawah ini :

Pengertian (definisi) komputer



Secara umum pengertian komputer adalah seperangkat alat eletronik yang mengolah data-data menjadi informasi bantuan instuksi yang dimegerti oleh komputer yang disebut bahasa program. Komputer begitu penting terutama dalam menunjang kegiatan bisnis.
Dengan menggunakan komputer dalam memecahkan suatu masalah, maka akan merasakan manfaat yang besar dalam hal : efisien waktu, biaya dan tenaga, kecermatan dan ketelitian perhitungan, ketetapan suatu analisa jumlah data yang dapat diolah besar dapat memecahkan masalah-masalah yang rumit yang tidak dilakukan tanpa menggunakan komputer. Hasil komputer dapat disajikan lebih baik dan menarik.
Komputer bermacam-macam jenis dan ukurannya, tetapi berdasarkan lemampuannya (kecepatan, kapasitas memory dan ukurannya), komputer dapat dikelompokkan, berdasarkan jenis datanya, berdasarkan kemampuannya, berdasarkan segi kehunaannya.
Sejarah perkembangan komputer dapat dikatakan telah mengalami 6 generasi yaitu Pra generasi (sebelum tahun 1946), Generasi I (tahun 1946-1959), Generasi II (tahun 1959-1965), Generasi III (tahun 1965-1970), Generasi IV (sejak tahun 1970), Generasi V (sekarang dalam tahap perkembangan).
Baca Selengkapnya..
Artikel "Pengertian (definisi) komputer" Di Posting oleh: Dewi dari Blog Berita Online, dalam kategori Definisi / Pengertian. Melalui permalink https://dewi-fortune.blogspot.com/2010/08/pengertian-definisi-komputer.html. Rating: 1010 Voting: 97,687, Tanggal , pukul 05.40. Anda dapat melihat tulisan menarik yang lainnya di bawah ini :

Pengertian Metode kerja kelompok



Secara kata “metodik”  itu berasal dari kata “metode” (method), metode berarti suatu cara kerja yang sistematik dan umum, seperti cara kerja ilmu pengetahuan. Kata metode dalam bahasa berasal dari bahasan Greek (Yunani). “Meths” yang berarti melalui atau melewati dan “Hodos” yang berarti jalan atau cara, jadi metode berarti jalan atau cara yang hares ditempuh atau dilalui untuk mencapai tujuan tertentu.
Istilah kerja kelompok mengandung arti bahwa siswa-siswa dalam suatu kelas dibagi dalam beberapa kelompok balk kelompok yang kecil maupun kelompok yang besar. Pengelompokan biasanya didasarkan atas prinsip untuk mencapai tujuan bersama. Ada beberapa definisi lain yang dimaksud oleh oleh pars pakar pendidikan mengenai pengertian kerja kelompok ini, antara lain :
a.       Metode kerja kelompok adalah penyajian mated dengan cara pembagian tugas-tugas untuk mempelajari suatu keadaan kelompok belajar yang sudah ditentukan dalam rangka mencapai tujuan.
b.      Metode kerja kelompok ialah suatu cara menyajikan materi pelajaran dimana guru mengelompokkan siswa ke dalam beberapa kelompok atau grup tertentu untuk menyelesaikan tugas yang telah ditetapkan dengan cara bersama-sama dan bergotong-royong.
Jadi metode kerja kelompok ialah kerja kelompok dari beberapa individu yang bersifat pedagogic yang didalamnya terdapat hubungan timbal batik (kerja sama) antara individu Berta sating mempercayai.
2.  Langkah-langkah Metode Kerja Kelompok
Ada beberapa langkah yang harus ditempuh dalam pelaksanaan metode kerja kelompok, yaitu :
a. Menentukan kelompok :
Hal ini dapat dilakukan oleh guru atau murid atau secara bersama-sama antara guru dan murid. Aspek-aspek kelompok yang perlu diperhatikan dalam kerja kelompok yaitu :
-       Tujuan, sebelum siswa mengerjakan tugas, seorang guru hendaknya menerangkan tujuan pembelajaran terlebih dahulu dan harus mengetahui persis bagaimana cara mengerjakannya.
-       Tidak mengabaikan asas individual, dimana siswa dalam kelompoknya dapat dipandang sebagai pribadi yang berbeda dari segi kemampuan dan minatnya masing-masing.
-       Mempertimbangkan fasilitas yang tersedia atau yang dimiliki.Dimaksudkan untuk memperoleh dan mempebesar peran atau parisipasi siswa dalam kelompoknya.
b. Memberi tugas-tugas kepada kelompok :
Dalam hal ini seorang guru memberikan tugas-tugas pads kelompok masing­-masing dan guru juga memberikan petunjuk-petunjuk pelaksanaan tugas tersebut.
Baca Selengkapnya..
Artikel "Pengertian Metode kerja kelompok" Di Posting oleh: Dewi dari Blog Berita Online, dalam kategori Definisi / Pengertian. Melalui permalink https://dewi-fortune.blogspot.com/2010/08/pengertian-metode-kerja-kelompok.html. Rating: 1010 Voting: 97,687, Tanggal Sabtu, 14 Agustus 2010, pukul 07.10. Anda dapat melihat tulisan menarik yang lainnya di bawah ini :

Pengertian (definisi) ilmu



“Ilmu” merupakan suatu istilah yang berasal dari Bahasa Arab, yaitu alima yang terdiri dari huruf ayn, lam dan mim. Al-Qur’an sering menggunakan kata ini dalam berbagai sighat (pola), yaitu masdar, fi’il mudari, fi’il madi, amr, isim fa’il,isim maful, dan isim tafdil. Antara lain, kata al-‘ilm terdapat dalam firman Allah :
Ingiatlah ketika ia Berkata kepada bapaknya ; “Wahai bapakku, Mengapa kamu menyembah sesuatu yang tidak mendengar, tidak melihat dan tidak menolong kamu sedikitpun?. Wahai bapakku, Sesungguhnya telah datang kepadaku sebahagian ilmu pengetahuan yang tidak datang kepadamu, maka ikutlah aku, niscaya aku akan menunjukkan kepadamu jalan yang lurus.
            Kata “al-‘ilm” dalam ayat ini pengetahuan yang berisi risalah ilahi yang diterima Ibrahim dari Allah. Risalah itu berisikan tauhid dan ketentuan-ketentuan Allah mesti yang dipatuhi manusia. Selain konsep ilmu, firman Allah ini juga menggambarkan tentang guna atau manfaat suatu pengetahuan, baik bagi diri sendiri maupun orang lain yaitu ia dapat.
            Secara harfiah “ilmu” dapat diartikan kepada tahu atau mengetahui. Secara istilah ilmu berarti memahami hakikat sesuatu, atau memahami hukum yang berlaku atas sesuatu itu. Saliba mendefinisikan ilmu itu dengan “Memahami secara mutlak, baik tasawwur hakikat seperti yang dikutip Jihami, ilmu adalah tasawwur hakikat sesuatu dan asalnya. Berdasarkan definisi ini. Ada empat yang saling berkaitan dalam sistem perolehan ilmu yaitu subjek yang memahami, objek yang dipahami, makna atau surah (form) yang berkaitan dengan objek yang dipahami, dan berhasilnya makna atau surah (form) itu terlukis dalam jiwa subjek yang memahami. Subjek yang memahami itu adalah qalbu manusia. Ia merupakan wadah penyimpanan makna-makna (konsep) yang ada pada suatu objek yang dipelajari. Yang dimaksud dengan objek di sini adalah sesuatu yang ada, baik bersifat empiris, maupun tidak. Ketika seorang ilmuwan mempelajari system pernafasan, misalnya, segala daya (al-quwwah) yang dimilikinya – baik zahir maupun batin – secara aktif mengamati alat-alat pernafasan tersebut. Kemudian setelah menganalisis, dia mendapat suatu kesimpulan yang ditangkap dari objek yang sedang dikaji. Kesimpulan itu merupakan surah (form) atau konsep objek yang telah sampai ke dalam jiwa dan tersimpan padanya, yang selanjutnya itulah yang disebut dengan al-ma’lum (sesuatu yang diketahui
Baca Selengkapnya..
Artikel "Pengertian (definisi) ilmu" Di Posting oleh: Dewi dari Blog Berita Online, dalam kategori Definisi / Pengertian. Melalui permalink https://dewi-fortune.blogspot.com/2010/08/pengertian-definisi-ilmu.html. Rating: 1010 Voting: 97,687, Tanggal , pukul 06.58. Anda dapat melihat tulisan menarik yang lainnya di bawah ini :

Pengertian Akhlak dan kecerdasan emosional



Al-Ghozali mendefinisikan Akhlaq adalah suatu sifat yang tertanam dalam jiwa yang dari padanya timbul perbuatan-perbuatan dengan mudah, dengan tidak memerlukan pertimbangan pikiran (lebih dulu).
Jadi pengertian Akhlak adalah suatu kondisi atau sifat yang telah meresap dalam jiwa dan menjadi kepribadian hingga dari situ timbullah berbagai macam perbuatan dengan cara spontan dan mudah tanpa dibuat-buat dan tanpa memerlukan pemikiran. Apabila kondisi tadi timbul kelakuan yang baik dan terpuji menurut pandangan syari’at dan akal pikiran, maka ia dinamakan budi pekerti mulia (akhlakul karimah) dan sebaliknya pabila yang lahir kelakuan yang buruk, maka disebutlah bukit pekerti yang tercela



Kecerdasan emosional menurut Ary Ginanjar Agustian adalah seseorang yang memiliki ketangungguhan, inisiatif, optomisme, dan kemampuan beradaptasi.[9] Hal yang senada di kemukakan oleh Goleman bahwa kecerdasan emosional adalah kemampuan seseorang mengatur kehidupan emosinya dengan inteligensi (to manage our emotional life with intelligence); menjaga keselarasan emosi dan pengungkapannya (the appropriateness of emotion and its expression) melalui keterampilan kesadaran diri, pengendalian diri, motivasi diri, empati dan keterampilan sosia
Baca Selengkapnya..
Artikel "Pengertian Akhlak dan kecerdasan emosional" Di Posting oleh: Dewi dari Blog Berita Online, dalam kategori Definisi / Pengertian. Melalui permalink https://dewi-fortune.blogspot.com/2010/07/pengertian-akhlak-dan-kecerdasan.html. Rating: 1010 Voting: 97,687, Tanggal Selasa, 20 Juli 2010, pukul 00.49. Anda dapat melihat tulisan menarik yang lainnya di bawah ini :

Pengertian, Jenis dan Manfaat Pendidikan

A.    Pengertian Pendidikan
Pada saat ini pendidikan sangat lemah atau rendah di SMP negeri 1 Rambah. Pendidikan adalah suatu usaha untuk memperoleh ilmu yang kita butuhkan untuk masa depan dan cita-cita yang kita impikan.


B.     Jenis-Jenis Pendidikan
Dari pendidikan dibedakan dua jenis :
1.      Pendidikan Formal
Pendidikan formal adalah sekolah yang telah resmi atau yang telah di tetapkan dan belajarnya pun tetap.
2.      Pendidikan Informal
Pendidikan informal adalah sekolah yang tidak resmi atau yang tidak ditetapkan seperti les sore, les computer, dan lain-lain.


C.    Manfaat Pendidikan
Ada beberapa manfaat pendidikan yang kita peroleh :
1.      Mendapatkan ilmu yang akan kita butuhkan untuk masa depan
2.      Dengan belajar diluar sekolah bisa menambah wawasan yang lebih luas sehingga pengetahuan kita bertambah
3.      Dengan mendapatkan ilmu dan wawasan yang lebih luas kita dapat meraih cita-cita yang kita impikan


D.    Cara Meningkatkan Mutu Pendidikan
Ada dua langkah atau cara untuk meningkatkan mutu pendidikan :
1.      Meningkatkan kualitas guru yang mengajar di SMP Negeri 1 Rambah
2.      Bagi siswa yang ingin melanjutkan ke SMP dilakukan penyalingan
3.      Meningkatkan di siplin sekolah supaya siswa-siswinya dapat melanjutkan ketingkat yang lebih tinggi.
Baca Selengkapnya..
Artikel "Pengertian, Jenis dan Manfaat Pendidikan" Di Posting oleh: Dewi dari Blog Berita Online, dalam kategori Definisi / Pengertianpendidikan. Melalui permalink https://dewi-fortune.blogspot.com/2010/07/pengertian-jenis-dan-manfaat-pendidikan.html. Rating: 1010 Voting: 97,687, Tanggal Kamis, 15 Juli 2010, pukul 03.45. Anda dapat melihat tulisan menarik yang lainnya di bawah ini :

Pengertian Metodologi Pendidikan Agama Islam

Metodologi, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia ( Depdiknas, 2002 : 741 ) , berarti “ ilmu tetang metode; uraian tentang metode”. Sedangakan metode, menurut kamus yang sama ( 2002 : 740) , berarti : ”Cara teratur yang digunakan untuk melaksanakan suatu pekerjaan agar tercapai sesuai dengan yang dikehendaki; cara kerja yang bersistem untuk memudahkan pelaksanaan suatu kegiatan guna mencapai tujuan yang ditentukan”.



Sedangkan metode mengajar, Zuhairini dkk. ( 1981 : 68 ) memberikan definisi sebagai berikut: ”Metode mengajar adalah :

o merupakan salah satu komponen dari pada proses pendidikan.

o merupakan alat mencapai tujuan, yang didukung oleh alat-alat bantu mengajar.

o merupakan kebulatan dalam suatu sistem pendidikan”.



Bertitik tolak dari pengertian metode mengajar tersebut, Zuhairini dkk. (1981 : 69) merumuskan pengertian Metodologi Pendidikan Agama Islam seperti berikut ini : “... segala usaha yang sistematis dan pragmatis untuk mencapai tujuan pendidikan agama, dengan melalui berbagai aktivitas, baik di dalam maupun di luar kelas dalam lingkungan sekolah”.



Seorang guru dituntut untuk mampu memadukan berbagai metode yang relevan. Untuk pembelajaran shalat, misalnya, seorang guru harus mampu menggunakan metode ceramah, tanya jawab , latihan, serta harus memberi keteladanan bagi anak didiknya. Menurut ajaran Islam, melaksanakan pendidikan agama adalah merupakan perintah dari Allah dan ibadah kepada-Nya. Karena itu harus dilakukan dengan sebaik-baiknya oleh guru.
Baca Selengkapnya..
Artikel "Pengertian Metodologi Pendidikan Agama Islam" Di Posting oleh: Dewi dari Blog Berita Online, dalam kategori Definisi / Pengertian. Melalui permalink https://dewi-fortune.blogspot.com/2010/06/pengertian-metodologi-pendidikan-agama.html. Rating: 1010 Voting: 97,687, Tanggal Selasa, 29 Juni 2010, pukul 21.00. Anda dapat melihat tulisan menarik yang lainnya di bawah ini :

Pengertian Sampah dan cara menanggulangi



A.     Pengertian Sampah
Sampah adalah barang yang tidak diperlukan atau yang tidak digunakan orang lagi. Pengertia sampah adalah barang yang tidak diperlukan atau barang yang tidak digunakan lagi. Pada saat ini sampah dikalangan masyarakat sangatlah memperihatinkan, karena masyarakat membuang sampah tidak ada tempatnya, seperti sisungai atau dibelakang rumah mereka dan mereka tidak memikirkan akibatnya.


B.     Jenis-Jenis Sampah
Adapun jenis-jenis sampah, yaitu :
1.      Sampah organik ialah sampah yang dapat membusuk sampah organik dapat dimanfaatkan sebagai pupuk, yaitu pupuk kompos yang berguna untuk petani sebagai pupuk tanamannya.
2.      Sampah non organik ialah sampah yang tidak dapat membusuk, tetapi dapat juga di manfaatkan untuk di daur ulang kembali sebagai bahan baku.


C.     Ciri-Ciri Sampah
Adapun ciri-ciri sampah antara lain :
1.      Dedaunan pohon gugur
2.      Seperti kulit pisang dan buah-buahan yang busuk
3.      Kotoran hewan, seperti kotoran ayam, kotoran kambing, sapid an lain-lain


D.    Dampak Negatif Dari Sampah Bagi Masyarakat
Dampak negatif dari sampah sangatlah besar dan menrugikan banyak masyarakat, apabila masyarakat membuang sampah sembarangan seperti di sungai, dapat mengakibatkan banjir dan apabila masyarakat membuang sampah sembarang di sekitar lingkunganny dapat mengakibatkan sumber penyakit bagi luas.
E.      Cara Menanggulanginya
Cara menanggulangi sampah ada beberapa langkah yang dapat dilakukan oleh masyarakat antara lain :
1.      Masyarakat seharusnya tidak membuang sampah ke sungai karena dapat mengakibatkan banjir dan tidak membuang sampah di lingkungan sekitarnya, karena dapat mengakibatkan sumber penyakit. Jika perlu masyarakat dapat memanfaatkan sampah atau barang yang tidak diperlukan lagi dengan cara.
2.      Sampah organik di jadikan pupus, sedangkan sampah organik di daur ulang atau di bakar.
Baca Selengkapnya..
Artikel "Pengertian Sampah dan cara menanggulangi" Di Posting oleh: Dewi dari Blog Berita Online, dalam kategori Definisi / Pengertianmakalah. Melalui permalink https://dewi-fortune.blogspot.com/2010/06/pengertian-sampah-dan-cara.html. Rating: 1010 Voting: 97,687, Tanggal Minggu, 20 Juni 2010, pukul 21.04. Anda dapat melihat tulisan menarik yang lainnya di bawah ini :
 
Is Hosted by Blogger